Showing posts with label Bisnis Waralaba. Show all posts
Showing posts with label Bisnis Waralaba. Show all posts

Cara Memilih Usaha Waralaba yang Menguntungkan Tahun 2016



Saveupdata.com -Jakarta. Di tahun 2016 ini banyak pakar bisnis yang memprediksikan bahwa sektor usaha atau bisnis yang dijalankan dengan menggunakan sistem Waralaba akan semakin bertambah banyak dan juga beragam, dan untuk anda yang tertarik dengan peluang usaha atau bisnis tersebut maka diwajibkan mengetahui cara memilih usaha waralaba yang menguntungkan tahun 2016 agar tidak salah memilih segmen usaha atau bisnis waralaba tersebut.

Sehingga segmen usaha atau bisnis waralaba yang dipilih tidak akan memiliki tingkat kompetitor yang tinggi dan mampu menghasilkan keuntungan yang menjanjikan, namun memang memilih segmen usaha atau bisnis waralaba yang prospektif dan menjanjikan di tahun 2016 yang akan datang terhitung sedikit sulit untuk dilakukan.

Namun jika tertarik dengan usaha atau bisnis kemitraan tersebut maka segmen kuliner seperti makanan dan juga minuman dapat menjadi salah satu segmen yang terhitung tepat untuk dipilih di waktu yang akan datang, pasalnya segmen kuliner sendiri merupakan salah satu segmen usaha atau bisnis yang memang tidak akan pernah ada matinya karena makanan dan minuman merupakan kebutuhan pokok bagi setiap individual pada umumnya.

Lihat : Pesawat Hercules Jatuh, Warga Malah Foto Selfi, Tidak Menolong Korban

Tragis!! Ditengah duka yang begitu mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia, ibu-ibu ini malah asyik berfoto selfie dengan latar pesawat Hercules yang nahas itu. bahkan anggota Polisi yang seharusnya mengamankan dan menjaga area ini sempat memfotokan kedua ibu ini. 

Hal yang tidak patut untuk dicontoh. Mari tingkatkan rasa kepedulian dan empati kita ditengah jaman yang sudah hancur ini. Karena dengan rasa empati saja kita sudah ikut menjaga bangsa kita, baik dari penghinaan, kepedihan dan juga martabatmya. 

Semoga hal ini tidak terulang lagi , keep care other :) Share yuk biar jadi bahan pelajaran untuk yang lainnya. Agar Kita ikut berpartisipasi menolong moral Bangsa tercinta kita.



Sumber foto : Erass Ku.

Cara Mewaralabakan Bisnis Anda

Dalam mengembangkan sebuah bisnis, setiap pengusaha memiliki cara yang berbeda – beda. Ada yang memilih membuka cabang untuk memperluas pasarnya, namun banyak pula pengusaha yang membuka sistem kemitraan untuk mengembangkan bisnisnya.
 
Melihat perkembangan bisnis waralaba saat ini, salah satu bisnis yang banyak ditawarkan menggunakan sistem kemitraan adalah bisnis makanan. Jika dulu franchisor asing mendominasi perkembangan bisnis franchise makanan di negara kita, sekarang sudah banyak pengusaha lokal yang mewaralabakan bisnis mereka untuk memperluas jangkauan pasar.




Namun memutuskan untuk mewaralabakan usaha bukan hanya sekedar untuk membuka cabang saja, karena sistem franchise merupakan proses membangun hubungan bisnis antara mitra dan penyelenggara kemitraan dalam jangka waktu yang cukup lama. Sehingga dibutuhkan hubungan yang harmonis antara kedua belah pihak.

Untuk mewaralabakan sebuah usaha, dibutuhkan persiapan yang cukup matang. Bila perlu sebelum mewaralabakan bisnisnya, harus mengetahui organisasi franchisor yang lengkap, memiliki training center, mengetahui strategi pemasaran yang paling tepat untuk bisnisnya, serta mengantongi perizinan. Hal tersebut akan membuat bisnis yang diwaralabakan sukses dan berjalan dengan sistem kemitraan yang saling menguntungkan kedua belah pihak (baik pihak franchisee maupun pihak franchisor).

Disamping itu pemberi waralaba juga harus memperhatikan beberapa hal, agar dapat membimbing para franchisee dalam menjalankan bisnisnya.

Berikut hal penting yang harus diperhatikan pemberi waralaba (franchisor)

  • Mampu mengevaluasi lokasi dan cara negosiasi sewa atau beli properti yang dibutuhkan
  • Memiliki konsep pengelolaan outlet yang higienis
  • Memiliki sumber bahan baku yang berkualitas dan ekonomis
  • Mengetahui sumber tenaga kerja yang berkualitas
  • Menguasai teknik pelayanan dan penyajian yang berkualitas tinggi
  • Kemampuan untuk menjadi trainer, yang memberikan pelatihan efektif dan berorientasi pada hasil
  • Keahlian untuk melakukan monitoring dan pengontrolan bisnis, tanpa merusak hubungan kerjasama  yang efektif

Ini Tipsnya , Sukses Berbisnis Waralaba



Dari tahun ke tahun bisnis kemitran atau yang biasa disebut waralaba semakin menjamur. Menurut data Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), jumlah waralaba di tahun 2010 sampai sekarang 2015 mencapai 1.700 merek dengan tak kurang dari 3.000 unit gerai. Dari jumlah ini perputaran uang yang ada sekitar  Rp 114 triliun.

Namun bukanlah hal mudah bagi pemilik merek atau franchisor dalam memperoleh kepercayaan dari calon franchisee untuk membeli lisensinya. Diperlukan persiapan matang dan lengkap sebelum franchisor dapat memasarkan bisnisnya kepada calon pemodal. Apa sajakah hal yang harus dilakukan oleh franchisor untuk dapat memenuhi syarat sebagai franchisor yang tangguh?

Konsep yang matang
Buatlah sebuah konsep bisnis waralaba yang dapat menarik minat dari calon pembeli merek atau franchisee, konsep bisnis inilah senjata utama dalam membangun sebuah bisnis waralaba. Sebuah produk usaha tidak bisa begitu saja diwaralabakan. Bisnis ini memerlukan bukti ketangguhan di lapangan. Diperlukan waktu sampai calon pembeli merek melihat kesuksesan bisnis tersebut. Konsep bisnis ini meliputi program promosi dan keuntungan yang didapat.

Bentuk tim
Bentuklah sebuah tim yang dapat membantu kita dalam membangun Bisnis Waralaba ini, baik dalam segi strategi bisnis, hukum serta etika franchise. Tim inilah juga yang nantinya membentuk format mengenai dukungan yang dapat diberikan kepada franchisee dalam menegatasi masalah yang mucul di lapangan. Hal ini jugalah yang dapat kita jual kepada calon franchisee sebagai daya tarik franchise kita.

Buat produk seunik mungkin
Persaingan waralaba yang semakin ketat mengharuskan para pengusaha untuk berinovasi. Buat keunikan dari barang atau jasa yang akan dijual, karena hal inilah yang dapat menentukan laku atau tidaknya barang atau jasa yang kita jual kepada konsumen, dan juga memudahkan kita untuk melakukan penetrasi pasar dalam persaingan dengan perusahaan lain yang sejenis.

Buat paket-paket yang menarik
Susunlah secara menarik paket-paket waralaba yang dapat dipilih oleh calon pembeli merek. Semakin banyak paket yang ditawarkan, calon franchisee pun semakin mudah memilih franchise kita sesuai dengan kemampuannnya. Paket-paket ini dapat dibedakan dari harga, dukungan fasilitas yang diperoleh.

Konsultasi
Berkonsultasilah dengan pihak yang sudah berpengalaman di bidang Bisnis Waralaba atau konsultan untuk memastikan legalitas usaha kita. Ketahuilah dasar-dasar waralaba dan peraturan-peraturannya.

Kenalkan dan jual
Setelah semua matang, mulailah lakukan pengenalan dan pemasaran merek  dan system kita kepada konsumen dan calon franchisee. Saat ini banyak pameran waralaba yang digelar di kota-kota besar, partisipasilah dalam pameran tersebut. (bn/dari berbagai sumber)

Kunci Sukses : Pertimbangan Sebelum Terjun di Bisnis Waralaba





Bisnis waralaba di Indonesia makin menjamur. Waralaba disebut-sebut sebagai alternatif berbisnis bagi Anda yang tak ingin kerepotan memikirkan konsep bisnis.
Meski begitu, tak semua waralaba cocok dengan Anda. Selain itu, perkembangan bisnis walaba juga sangat tergantung pada daya beli dan perubahan gaya hidup masyarakat.
Berikut beberapa hal yang dapat dijadikan pertimbangan Anda sebelum memutuskan terjun di bisnis waralaba:

1. Pilih jenis waralaba Anda
Sebelum memulai bisnis waralaba, pastikan Anda tahu pasti jenis waralaba yang ingin Anda buka. Ada enam jenis waralaba yang paling banyak diminati akhir-akhir ini. Enam jenis bisnis itu adalah makanan dan minuman, pendidikan macam kursus, dan klinik kecantikan. Adapun tiga sektor lainnya adalah minimarket, pelayanan cuci hingga otomotif, yakni bengkel dan pencucian mobil. Pastikan jenis bisnis waralaba sesuai dengan karakter Anda.

2. Pertimbangkan margin profit
Untuk memilih waralaba, perhatikan juga margin keuntungannya. Keuntungan kotor yang bisa diraih bisa mencapai 60 persen pada sektor makanan dan minuman, asalkan dapat menekan harga pokok produksi menjadi sekitar 40 persen. Tapi, tentunya memiliki bisnis waralaba makanan dan minuman ini risikonya lebih besar dibandingkan bidang lain.

3. Cari tahu modal dan lama investasi
Sebelum membuka bisnis waralaba, Anda harus tahu dulu berapa modal yang siap Anda keluarkan dan berapa lama modal Anda bisa kembali. Meskipun keuntungan dari bisnis waralaba adalah kesiapan sistem, fasilitas dan nama besarnya, mendapatkan keuntungan dan kembalinya modal tentunya tetap bukan sesuatu yang bisa langsung didapatkan.

4. Waktu persiapan
Bisnis waralaba dinilai sebagai bisnis yang setengah jadi karena pembeli franchise tidak perlu memikirkan konsep, mencari pemasok bahan baku, maupun mereknya. Tapi, persiapan matang tetap perlu dilakukan. Idealnya, waktu yang dibutuhkan calon franchisee hingga membuka waralaba adalah sekitar 2-3 bulan. 


 (as/dari berbagai sumber)