Showing posts with label Persiapan Mahasiswa Baru. Show all posts
Showing posts with label Persiapan Mahasiswa Baru. Show all posts

Kunci Sukses Memanajemen Waktu Dengan Baik Bagi Mahasiswa Baru

 
 
Saveupdata.com Memanajemen waktu dengan baik ini wajib buat maba ( mahasiswa baru ). Karena beda dengan saat SMA, yang masuk sekolah jam 7 sampai jam 1 siang terus pulang. Jadwal kuliah biasanya tidak tentu urutannya, bisa saja pagi kuliah 2 SKS, terus bolong sampai siang jam 1 baru masuk lagi. Hm,nah kalau tidak diatur dengan baik, terus kamu kemana saat jam luang tadi ? Ngaji ke mushola, Main ke perpus, ngenet di area Wifi, atau main ke mall deket kampus? 
 
Selain atur waktu antara kuliah yang satu dengan kuliah yang lain, manajemen waktu juga kudu diterapkan saat – saat kuliah dan kegiatan di luar kuliah. Misalnya kamu ikut UKM, ada persiapan diklat minggu depan kumpul jam 3 sore, padahal kuliahmu baru mulai jam 3 juga, nah prioritaskan mana yang lebih penting ya. Atau saat di pertengahan kegiatan UKM / BEM, kamu ada kuliah, nah kudu pilih juga? Atau saat adzan Dhuhur dah berkumandang, terus 10 menit kemudian kuliah kamu akan masuk, kamu kudu pinter memilih yang mana yang didahulukan. Hm, jangan sampe waktu yang diberikan kepada kita ini tidak dapat kita manfaatkan dengan baik.
 





 
 
Untuk itu kamu butuh yang namanya binder kuliah, binder bisa membantu kamu dalam menyimpan segala jadwal kegiatan kamu dan sewaktu - waktu dibutuhkan untuk menjadi pengingat kamu tinggal buka binder yang kamu miliki. Semoga 8 hal ini bermanfaat....Good Luck buat kamu, Mahasiswa Baru.... Ini saatnya kau buat jejak – jejak di kampus dan di negeri ini. upzz lupa kalau ingin memilih binder yang bagus - bagusa dan keren kamu cukup klik www.jandjbinder.com


Jadi Mahasiswa Baru Jangan Kaget Dengan Hal - Hal Berikut Ini

 foto www.follett.com
 
Saveupdata.com -Di masa-masa awal kuliah, tentunya mahasiswa baru akan merasakan beberapa hal berbeda yang belum mereka rasakan selama duduk di bangku SMA. Sebagai mahasiswa baru, mungkin kita akan merasa kaget dan tertekan saat mendapati perbedaan-perbedaan yang begitu mencolok antara masa SMA dengan masa kuliah.

Lalu, apa saja masalahnya dan bagaimana cara agar Anda dapat beradaptasi dengan lingkungan baru? Berikut beberapa hal yang akan dirasakan berbeda oleh mahasiswa baru, beserta cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal-hal tersebut.

1. Jumlah siswa

 foto siteaboutchildren.com

Berbeda dengan di bangku SMA, saat menjadi mahasiswa kita akan menemukan beberapa kelas berukuran besar dan dipenuhi dengan banyak orang. Agar tidak merasa dikucilkan dan bisa konsentrasi dalam belajar, kita dapat mengatasi hal tersebut dengan cara berikut:

Jangan menganggap teman sekelas sebagai orang asing
 
Tidak perlu khawatir jika di hari pertama masuk kelas sebagai mahasiswa baru kita bertemu dengan orang-orang yang tidak menyapa kita saat bertatap muka. Hal itu wajar terjadi pada hari pertama kuliah. Kita dapat mengambil inisiatif untuk menyapa mereka terlebih dahulu dan memperkenalkan diri.

Carilah teman belajar
 
Untuk membantu kita memahami materi yang disampaikan oleh dosen, kita dapat mengajak beberapa teman sekelas untuk membentuk kelompok belajar. Dengan kelompok belajar, kita dapat berdiskusi dengan anggota lain sehingga lebih mudah memahami dan menemukan pemecahan masalah dari materi yang tidak bisa kita pelajari sendiri dan jangan lupa di catat dalam binder kamu.

2. Selamat tinggal buku catatan
 foto namelessland-gdr.blogspot.com

Di bangku SMA mungkin kita diwajibkan untuk menulis penjelasan guru saat di kelas pada buku catatan dan seringkali tidak diperbolehkan menggunakan laptop. Namun berbeda dengan di perguruan tinggi. Di sini, kita harus mempunyai binder untuk mencatat mata kuliah.
 

Untuk dapat menyesuaikan diri dengan hal tersebut, pengendalian diri menjadi kunci utama. Belajar di kelas tentunya menuntut konsentrasi dan fokus pada apa yang disampaikan oleh dosen. Jangan tergoda memakai laptop untuk hal-hal yang tidak berhubungan dengan materi kuliah, seperti mengakses Facebook, Twitter, dan sebagainya. Hal tersebut hanya akan memecah konsentrasi belajar kita.

3. Buku teks lebih = pengeluaran lebih
Foto : kamar-bujang2.blogspot.com

Di bangku kuliah, kita tidak lagi bisa meminjam buku dari teman-teman atau perpustakaan dengan gratis. Kita harus membayar untuk membeli atau meminjam buku yang dibutuhkan dalam perkuliahan. Hal tersebut tentunya akan membuat kita mengeluarkan uang yang lebih. Beberapa cara ini dapat menjadi pertimbangan dalam meminimalisasi pengeluaran untuk biaya buku:

Bertanya kepada senior
 
Sebelum memutuskan untuk membeli buku, sebaiknya kita bertanya kepada senior-senior terlebih dahulu. Mereka akan tahu di mana tempat di sekitar kampus yang menjual buku dengan harga yang lebih murah. Selain itu, banyak juga di antara senior yang menjual buku-buku lama mereka, dan tentunya kita dapat membeli buku yang sama dari mereka dengan harga yang lebih murah.

Membandingkan harga buku dari beberapa toko
 
Jika ada lebih dari satu toko buku di kampus, pastikan untuk membandingkan harganya. Akan lebih menghemat pengeluaran apabila kita memilih toko yang menjual buku dengan harga yang lebih murah.

Setelah membandingkan harga buku dari beberapa toko buku, kita dapat memeriksa kembali harga buku sama yang dijual secara online. Mungkin di online shop harga yang ditawarkan untuk satu buku lebih murah daripada di toko buku.

4. Masalah Dosen
 foto accounting.binus.ac.id

Di SMA, mungkin guru-guru dapat mengenali dan mengetahui bagaimana cara belajar dan sikap kita di kelas. Namun, tidak bagi dosen-dosen di saat kuliah. Dengan ukuran kelas yang besar dan jumlah mahasiswa yang banyak, kecil kemungkinan bahwa kita akan benar-benar dikenal oleh dosen. Untuk lebih dikenal oleh dosen, kita dapat melakukan beberapa usaha seperti berikut:

Menunjukkan rasa hormat
Setiap berbicara dengan dosen, kita harus selalu menunjukkan sikap santun dan rasa hormat kepadanya.

Aktif dalam diskusi kelas
Untuk lebih dikenal oleh dosen, kita juga dapat menunjukkan "keeksisan" di kelas. Semakin sering bertanya atau menanggapi materi yang diajarkan oleh dosen, semakin kita akan diingat.

5. Dituntut untuk mandiri

Di bangku kuliah, kita dituntut untuk dapat bersikap mandiri dan mengatur kegiatan sendiri. Dosen tidak akan mengingatkan apa yang harus kita lakukan. Cara mudah melatih diri untuk mandiri di antaranya:

Membuat daftar kegiatan
Kita dapat menulis jadwal kegiatan dan deadline tugas pada kertas atau menandainya pada kalender. Dengan begitu, kegiatan kita dapat lebih terorganisasi, dan tentunya semua tugas akan dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

Menyeimbangkan antara belajar dan bermain
Sebagai orang yang sudah menjadi mahasiswa, kita tidak lagi memiliki banyak waktu bermain. Kita harus pandai menyeimbangkan waktu antara bermain dan belajar. Bermain di sela-sela waktu belajar memang bukan merupakan hal yang tidak boleh dilakukan, namun kita harus memberi porsi lebih banyak untuk belajar ketimbang bermain. 
 
 
 
 
Sumber  ; okezone
Editing : Nurma

Mahasiswa Baru : Berikut 5 Hal yang Harus Kamu Persiapkan Sebagai Mahasiswa Baru

Enggak usah tegang menghadapi masa-masa menjadi mahasiswa baru. (Ilustrasi: shutterstock)

Mulai menjadi mahasiswa artinya kamu siap memasuki fase kehidupan yang baru. Perubahan yang paling mudah terlihat dengan menjadi mahasiswa adalah kamu tak perlu lagi memakai seragam yang ditetapkan oleh sekolah. Namun, lebih dari itu, kehidupan menjadi mahasiswa memiliki perbedaan yang jauh lebih banyak dibandingkan kehidupan siswa sekolah. Nah, sebelum menyandang statusmu sebagai mahasiswa baru, simak lima hal yang harus kamu persiapkan sebagai mahasiswa baru berikut ini!


1. Tempat untuk ditinggali selama kuliah

foto : ask.fm

Bila rumahmu masih terbilang dekat dari kampus, rasa-rasanya tak ada yang perlu dikhawatirkan. Akan tetapi, bagaimana jika rumahmu sangat jauh dari kampus dan bahkan berada di kota yang berbeda? Tentu kamu harus tinggal sementara di kos selama masa kuliahmu berjalan. Hal-hal yang perlu dipertimbangkan untuk memilih tempat kos adalah jarak yang tidak terlalu jauh dari kampus. Akan lebih baik bila kamu bisa berjalan kaki menuju kampus. Selain memberikan kesempatan untuk mengenal lingkungan sekitar, badan kamu akan semakin sehat dengan kebiasaan berjalan kaki yang dilakukan. Kemudian, suasana yang aman. Pasalnya, tak sedikit kasus pencurian terjadi di rumah kos. Selanjutnya, hal yang perlu dipertimbangkan adalah kemudahan membeli berbagai kebutuhan.


2. Pemahaman sistem pembelajaran yang berbeda
Mengiri KRS Online foto lepisi.ac.id

Masuk ke dunia kuliah, kamu akan mendapati sistem pembelajaran yang sangat berbeda dengan di dunia sekolah. Di sekolah, kamu akan mengikuti pelajaran sesuai dengan yang sudah ditetapkan oleh pihak sekolah. Namun, di perguruan tinggi, kamu akan merasakan menentukan sendiri mata kuliah yang akan diambil dengan Sistem Kredit Semester (SKS). Jam perkuliahan milikmu dan teman sejurusanmu bisa saja berbeda karena kalian mengambil mata kuliah yang berbeda. Selain SKS ini, kamu juga perlu memahami sistem penilaian yang berbeda di dunia kuliah, yakni Indeks Prrestasi Kumulatif (IPK).


3. Cara belajar yang berbeda

foto rsa.ugm.ac.id

Dengan sistem pembelajaran yang mandiri, pastinya kamu juga tertuntut untuk aktif belajar sendiri. Kebiasaan buruk dengan tidak mencatat pelajaran di kelas, sudah saatnya kamu buang jauh-jauh. Sebab, kamu akan sangat tertinggal jika tidak berusaha mencatat materi kuliah sendiri di kelas dengan binder yang kamu miliki
Di samping itu, kamu juga harus aktif untuk belajar sendiri di luar jam perkuliahan. Pengetahuan yang kamu dapat dari membaca banyak buku dan karya ilmiah, akan memudahkan kamu membuat tugas yang sempurna dan mengerjakan ujian.


4. Keinginan membangun sosialisasi yang baik

foto m.ask.fm

Lingkungan kampus membuka kesempatan selebar-lebarnya untuk menjalin pertemanan dengan banyak orang dari berbagai kalangan. Aktif bersosialisasi melalui kepanitiaan dan organisasi dapat dipastikan akan membawa banyak hal baru yang tak kamu dapat di ruang kelas. Bahkan, bukan tak mungkin, pertemanan barumu akan memudahkan kamu mendapat pekerjaan setelah lulus nantinya.


5. Mental yang kuat
foto ceritadikampus.blogspot.com

Setelah semua sudah kamu persiapkan, mental kuat adalah persiapan yang tak kalah pentingnya. Menjalani kehidupan selayaknya orang-orang dewasa yang dirasa sulit dan menghadapi materi kuliah yang sukar dipahami tidak seharusnya menjadikan mentalmu lemah. Merasa putus asa dan menyerah sampai-sampai tak mau melanjutkan kuliah bukanlah jalan pintas untuk mencapai cita-citamu. 
Untuk itu, buatlah target yang ingin kamu capai dalam menggapai cita-citamu. Bila perlu, tuliskan di selembar kertas dan pajang di kamar agar kamu selalu termotivasi ketika mentalmu sedang jatuh.