Siapa yang membutuhkan Business Plan?


Orang yang tidak membutuhkan bisnis plan adalah yang tidak terjun ke dunia bisnis atau bukan wirausahawan. Semua pengusaha atau wirausahawan membutuhkan business plan. Anda tidak perlu rencana tertulis untuk melakukan hobi atau pegawai tidak perlu menulis rencana bagaimana pergi ke kantor dan melakukan pekerjaan tetapnya. Tapi siapapun yang akan memulai sebuah usaha mandiri atau berupaya untuk memperpanjang usia sebuah bisnis, mengeluarkan banyak modal, waktu dan tenaga agar dapat bertahan dan sukses menghasilkan keuntungan, harus meluangkan waktu untuk menyusun rencana bisnis.

Wirausaha Pemula perlu membuat rencana bisnis untuk memulai usaha baru. Rencana bisnis tersebut dipakai untuk meyakinkan dirinya sendiri tentang peluang usaha yang akan dijalankan. Untuk mengajak dan membentuk sebuah team kerja yang akan berkolaborasi menjalankan usaha dalam rangka menyamakan visi dan misi. Rencana bisnis tersebut juga digunakan untuk meyakinkan investor untuk menempatkan modal yang diperlukan untuk menjalankan usaha.

Wirausaha atau pengusaha yang telah memiliki usaha berjalan pun perlu membuat rencana bisnis, misalnya digunakan untuk meyakinkan pemasok agar dapat meningkatkan jumlah pasokan barang terkait peluang pengembangan usaha. Pengusaha membuat rencana bisnis disertai perhitungan lengkap dan perkiraan peningkatan nilai kerjasama agar dipertimbangkan dan disetujui pemasok.

Perusahaan menengah dan atas menyusun rencana bisnis untuk membantu mereka mencari pendanaan agar dapat tetap menjaga laju pertumbuhan usahanya, meskipun jumlah yang mereka cari mungkin lebih besar dan lebih mudah menarik investor. Mereka merasa perlu untuk tetap membuat rencana bisnis tertulis secara berkala untuk membantu mengelola bisnis yang sudah berkembang pesat.